Bank Dunia Akui Strategi Pemkot Tangani Kawasan Kumuh.

Rapat Koordinasi Misi Tekhnis Program Kotaku secara Virtual, Rabu 21/10.

Senior World Bank ( Bank Dunia) di Indonesia Parwoto, mengaku salut dengan strategi Pemerintah Kota Gorontalo dalam menangani kawasan kumuh. ia menilai strategi yang diterapkan melalui pendekatan kolaborasi sangat membantu mengurangi kawasan kumuh di kota gorontalo.

parwoto mengatakan progres yang ditunjukkan pemerintah kota gorontalo dari tahun ketahun sangat baik, hal ini dibuktikan tertanganinya kawasan kumuh seluas 183.97 Ha atau 81,66 persen dalam kurun waktu 2014-2019.

” Saya berharap bentuk kerjasama yang telah dibangun pemerintah kota gorontalo dengan semua pihak, akan memberikan dampak positif terhadap penataan kota gorontalo,” ujar parwoto saat rapat koordinasi misi tekhnis dukungan pelaksanaan National Slum Upgrading Project Kotaku, rabu 21/10.

Rapat yang digelar secara virtual tersebut, turut dihadiri Walikota Gorontalo Marten Taha, unsur lintas kementerian, Kepala Bapppeda, Plt. Kepala Dinas Perkim Kota Gorontalo, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo serta Satker Kotaku.

Kepala Bapppeda Kota Gorontalo Meidy N. Silangen dalam paparannya mengatakan, bahwa komitmen penanganan kawasan kumuh dikota gorontalo sebelumnya telah dibuatkan regulasi berupa Surat Keputusan Walikota Gorontalo No. 246/2/VI/ 2014, kemudian dilakukan revisi melalui SK Walikota Gorontalo No. 127/2/I/2017.

Meidy yang sebelumnya pernah menjabat Kadis Perumahan dan Pemukiman Rakyat itu, menjelaskan dalam implementasi penanganan kawasan kumuh pihaknya dibantu kelompok kerja perumahan kawasan pemukiman (Pokja PKP). pokja ini mempunyai tugas menyusun rencana kerja dan target kegiatan, sekaligus melakukan monitoring program Kotaku baik berskala lingkungan maupun kawasan.

” kita juga melibatkan badan keswadayaan masyarakat, sebagai perwakilan masyarakat untuk bersama – sama mengawal program Kotaku ” Ujar Meidy.

komitmen pemerintah kota gorontalo dalam menuntaskan kawasan kumuh, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan provinsi. perhatian yang diberikan berupa dukungan anggaran melalui bantuan dana investasi kementerian PUPR sejak 2017, kepada 15 kelurahan yang masuk dalam kawasan kumuh dengan total anggaran sekitar 20 milyar.

upaya lain adalah integrasi program kegiatan dilintas OPD, dengan memberikan kontribusi dalam penanganan kawasan kumuh. OPD terkait akan terlibat melalui program pembangunan rumah layak huni.

kedepan kata meidy, pihaknya akan fokus pada usulan pekerjaan skala kawasan kotaku penataan kawasan talumolo rindang dan indah atau santorini. sebelumnya usulan penataan kawasan tersebut telah diajukan kepada pemerintah pusat.

” Kita Doakan semoga penataan kawasan santorini, mendapat persetujuan pemerintah pusat untuk mewujudkan wajah kota yang asri dan nyaman ,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top