Kompetisi Hafal 500 Hadis Masuk STQ

GORONTALO,HUMAS- Seleksi Tilawatil Quran atau STQ tingkat Kota Gorontalo akan memasukan lomba menghafal 500 hadis Nabi Muhammad,Saw sebagai salah satu cabang perlombaan. Pemerintah bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LTPQ) Kota Gorontalo secara bersama menyepakati hal tersebut untuk dilaksanakan dalam STQ tahun 2019 ini.
“STQ kita rutin kita gelar setiap tahun ganjil. Sekarang sudah akan kita ubah namanya menjadi STQH. Itu karena dalam kompetisi kali ini, kita sudah tambah dengan perlombaan hafalan hadis,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Gorontalo, Deddy Kadullah ketika diwawancarai awak media, usai menggelar rapat bersama pengurus LPTQ Kota Gorontalo di Kantor Walikota, Senin (14/1/2019).
Sebelumnya, menurut Deddy, disebut STQ karena yang diperlombakan hanya cabang tilawah dan hifzil. Item perlombaannya lebih sedikit dibanding dengan MTQ yang digelar setiap tahun genap. Setelah dimasukan perlombaan Hadis, maka namanya berganti STQH. Singkatan dari Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis.
Sesuai rencana, STQH 2019 tingkat Kota Gorontalo akan dihelat pada bulan Maret, bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kota Gorontalo. Untuk itu, sebagai tahap persiapan, lomba serupa akan digelar terlebih dahulu ditingkat kecamatan. Kompetisi ditingkat kecamatan akan mulai dilangsungkan bulan depan. “Sekarang, pelaksanaan untuk tingkat kecamatan sedang kita koordinasikan,” ujarnya.
Dalam item perlombaan hafalan hadis, terbagi menjadi dua kategori, yakni sanat dan non sanat. Kategori sanat artinya selain melafalkan matan (redaksi) hadis, juga wajib menyebutkan rangkaian nama-nama perawi dari hadis tersebut yang bersambung sampai kepada Nabi Muhammad. Adapun kategori non sanat, cukup melafalkan matan hadis. Bagi hadis sanat jumlah hafalan minimal 100 hadis, sedangkan non sanat sebanyak 500 hadis.
Pelaksanaan lomba STQH ini pula merupakan ancang-ancang dalam persiaan MTQ tingkat Provinsi Gorontalo yang akan digelar tahun 2020. Sebelum ini, Kota Gorontalo berhasil menjuarai MTQ dan STQ tingkat Provinsi Gorontalo.
Selain menyagkut STQH, rapat LPTQ kemarin juga ikut membahas menyangkut pelaksanaan khatam raya. Terungkap di tahun ini, ada 2.000 santri dari seluruh Taman Pengajian Alquran yang akan dikhatam secara bersama. Hasil ini ujar Deddy menjadi upaya dalam memenuhi target RPJMD dalam rangka membangun masyarakat religius dan berbudaya. Pemkot Gorontalo bersyukur, karena setiap tahun ikhtiar menuntasan buta huruf Alquran berjalan maksimal di setiap TPA/TPQ. (Tim Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top