Lagi, Kotim Jawara MTQ Tingkat Kota Gorontalo

Penyerahan Pilada Bergilir MTQ Tingkat Kota Gorontalo, oleh Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, kepada Camat Kota Timur Eladona Sidiki.

HUMAS. KOTA GORONTALO – Tahun ini menjadi kali ke empat Kecamatan Kota Timur, sebagai juara bertahan dalam ajang Musabakah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Gorontalo. Dari penutupan kegiatan tersebut Rabu (11/03/20) malam di Taruna Remaja, yang dilakukan Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, santri santriwati binaan Eladona Sidiki ini, meraih penghargaan terbanyak dari total 296 peserta yang ada.

Camat Kota Timur Eladona Sidiki katakan, pihaknya berterima kasih kepada seluruh peserta dan guru TPA/TPQ, yang sudah memberikan hasil terbaik dalam ajang tersebut. Piala bergilir yang Ia terima dari Wali Kota Gorontalo itu, Ia persembahkan untuk seluruh peserta dan guru TPA/TPQ, serta masyarakat Kecamatan Kota Timur, yang terus mendukung kegiatan Pemerintah Kota Gorontalo.

“Prestasi yang diraih anak didik kita ini, saya persembahkan kepada seluruh santri dan santriwati, guru TPA/TPQ serta masyarakat kecamatan, yang terus mendukung program kegiatan Pemerintah Kota Gorontalo. Kami berharap, prestasi ini bisa menjadi motivasi kedepan bagi seluruh masyarakat, untuk terus mendidik anak-anak nya, agar menjadi ahli Al Quran, dan dapat mengamalkan isi kandungan Al Quran,” ujar Eladona.

Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha dalam sambutannya menjelaskan bahwa, setelah enam hari lamanya kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta, dirinya berharap bukan menjadi akhir dari kegiatan seluruh peserta untuk melantunkan ayat sucih Al Quran. Sehingga, kegiatan yang diikuti tersebut bisa memberikan dampak baik terhadap masyarakat, minimal mengikuti jejak anak-anak didik MTQ ini mengamalkan al quran di kehidupan sehari-hari.

“Al quran akan terus dibaca dan dibaca, bukan hanya oleh qor1-qori’ah dan hafizh-hafizhoh dalam moment MTQ ini, akan tetapi oleh kita semua umat islam dan dibaca setiap saat. Sehingga benar-benar tilawah al quran akan menjadi sebuah kebutuhan dalam hidup kita. Kalau sudah menjadi sebuah kebutuhan dalam hidup, maka tidak sempurna rasanya aktivitas kita, dalam sehari kalau tidak baca qur’an,” ujar Marten.

Ia berharap pula, prestasi yang sudah diraih peserta agar dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Karena prestasi tersebut sangat luar biasa, sebab menggungkan al quran. Demikian pula dengan peserta MTQ yang sudah menjadi juara dalam ajang ini, Ia meminta untuk terus mengasah kemampuan dalam membaca dan menulis ayat sucih al quran. Karena mereka yang sudah menjadi juara, pasti kedepannya akan menjadi perwakilan Kota Gorontalo diajang yang sama, di tingkat Provinsi Gorontalo hingga Nasional.

“Prestasi yang sudah diraih oleh peserta MTQ, tentu tidak luput dari peran serta guru TPA dan TPQ. Kami berharap prestasi yang sudah diraih santri dan santriwati menjadi motivasi bagi guru TPA dan TPQ, untuk terus meningkatkan kemampuan anak didik, agar menjadi teladan bagi semua orang. Serta menjadi perwakilan Kota Gorontalo, yang bisa bersaing di kanca tingkat Provinsi, Nasional dan Internasioanl,” terang Marten.(tmHMS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top