Marten: Tunda Vaksinasi Tak Berarti Tidak di Vaksin

Wali Kota Gorontalo, Marten A. Taha, saat menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani vaksinasi.

HUMAS. KOTA GORONTALO – Vaksinasi kepada Wali Kota Gorontalo, Marten A. Taha Jumat (15/01/2021) yang tertunda, bukan berarti dirinya tidak akan di vakasin. Hanya saja vaksin sinovac yang dikirim Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan diterima Pemerintah Kota Gorontalo, itu hanya diperuntukan kepada mereka yang berusia 18 tahun sampai dengan 59 tahun. Sementara usia Wali Kota Gorontalo sudah 61 tahun.

Meski demikian, Wali Kota Gorontalo Dua Periode ini sempat tidak menolak untuk di vaksinasi oleh petugas kesehatan.

Karena dirinya sangat yakin dengan kondisi kesehatannya yang sangat baik, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan atau pra vakasin.

Namun petugas kesehatan tidak ingin mengambil risiko, apalagi Marten adalah seorang pemimpin daerah yang begitu banyak tugas untuk daerah dan rakyat.

“Hasil pemeriksaan kesehatan saya, sangat baik. Tidak ada gejal penyakit akut yang saya derita, Alhamdulillah …”

“Namun ketika saya hendak melakukan vakasinasi, petugas kesehatan menyatakan saya tidak bisa di vakasin, karena usia sudah melebihi ketentuan …”

“Saya pun meminta mereka untuk tetap memvaksin saya, namun mereka tidak ingin ambil risiko …”

“Dan mereka menjelaskan, bahwa saya tetap menjalani vakasinasi dengan menunggu vaksin dalam lebel lain dari Pemerintah Pusat,” jelas Marten.

Wali Kota Gorontalo, Marten A. Taha, saat melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani vaksinasi oleh petugas kesehatan.

Kaitannya dengan vakasin Sinovac ini sedikit Ia jelaskan, vaksin ini sangat aman, halal dan menyehatkan.

Karena sudah melalui uji klinis dari lembaga yang berlegalitas, seperti MUI dan BPOM.

Dan pelaksanaan vakasinasi di Pemerintah Kota Gorontalo sendiri berjalan dengan lancar, tidak ada kendala.

Mulai dari proses pendataan, pemeriksaan kesehatan sampai dengan vasksinasi yang diikuti seluruh peserta, yang sebelumnya sudah terdata di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo.

Jumlah dosis vaksin untuk Kota Gorontalo sendiri ada sekitar 4.520, dan yang digunakan pada tahap awal ini sebanyak 2.627 dosis.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan vakasin Sinovac ini, karena sangat aman …”

“Pemerintah Kota Gorontalo juga menggratiskan vaksinasi kepada masyarakat, dan kami telah membuka di 20 titik untuk pelaksanaan vaksinasi,” terang Marten.

Pelaksanaan vaksinasi ini juga, sudah menjadi komitmen Pemerintah Kota Gorontalo, Forkopimda dan seluruh unsurb terkait, yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama.

“Ini sudah menjadi komitmen kami semua unsur terkait termasuk TNI, Polri, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama …”

“Menyukseskan pelaksanaan vaksin demi memutuskan mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 …”

“Dan kami sangat percaya kasus covid-19 akan menurun di Kota Gorontalo setelah semua di vakasin,” pungkasnya.(tmHMS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top