Pemerintah Kota Dorong Budaya Literasi di Kalangan Anak

GORONTALO, HUMAS- Pemerintah Kota Gorontalo berupaya menggenjot program literasi agar menjangkau semua kalangan. Untuk kalangan anak-anak misalnya, upaya itu antara lain diwujudkan melalui kompetisi bercerita. Program yang mengikutsertakan siswa Kelas IV SD/MI tersebut diselenggarakan sebagai strategi menggalakan literasi anak melalui pengenalan makna kata dan cerita.
Saat membuka perlombaan itu di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Senin (22/4/2019), Walikota Gorontalo Marten Taha menjelaskan, proses penanaman kemampuan literasi memang perlu dilakukan sejak usia dini. Untuk itu pula, Pemkot Gorontalo melangsungkan lomba bercerita.
Program ini memiliki banyak manfaat. Di satu sisi bisa mendukung upaya menumbuhkan minat baca masyarakat dan di sisi lain sebagai edukasi bagi anak didik agar lebih kaya wawasan. Bila anak didik terlatih dan senang untuk bercerita, tentu saja mereka akan lebih tertarik membaca. Sebab, kemampuan bercerita yang baik perlu didukung oleh kedisiplinan anak dalam membaca. “Agar bisa bercerita dengan benar, tentu perlu membaca. Jadi, dari lomba bercerita ini, akan ikut melatih anak-anak untuk terbiasa membaca,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Marten juga menyampaikan, dewasa ini program literasi telah menjadi fokus perhatian pemerintah. Di Kota Gorontalo, hal itu pun telah direalisasikan melalui berbagai program. Selain melalui ajang kompetisi literasi, Pemkot Gorontalo juga menyiapkan berbagai fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses bahan bacaan. Terakhir kini, Pemkot tengah mempersiapkan pembangunan gedung perpustakaan HB Jassin. “Di gedung itu nantinya akan ada fasilitas perpustakaan digital dan manual. Ini akan mendukung pengembangan minat baca masyarakat,” ujarnya.
Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kota Gorontalo Jusuf Jassin menambahkan, program Lomba Bercerita yang digelar pihaknya bertalian erat dengan upaya mewujudkan percepatan Kota Gorontalo sebagai Kota Layak Anak (KLA). Melalui perlombaan ini, anak-anak diharapkan lebih terlatih menyampaikan pengetahuannya yang diperoleh baik dari membaca maupun mendengar.
Dalam rangka pengembangan literasi anak di Kota Gorontalo, Jusuf menyampaikan pula, pihaknya memiliki sejumlah program yang dikolaborasikan dengan SKPD lain di lingkup Pemkot Gorontalo. Salah satunya menyangkut kegiatan Wisata Baca. Dinas Kerasipan dan Perpustakaan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Gorontalo rutin menggelar wisata baca di setiap objek-objek wisata di Kota Gorontalo. “Kedepan, akan ada pula Kids Library atau Perpustakaan Anak. Ini akan kita kolaborasikan dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” ujarnya.
Sementara itu dari pantauan awak media, jalannya lomba bercerita kemarin, berjalan lancar dan meriah. Agenda tersebut ikut dirangkaikan pula dengan pengukuhan terhadap Jusmiyati Kiayi Demak sebagai Bunda Baca Kota Gorontalo. (Tim Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top