Pemerintah Kota Gorontalo Salurkan 5.001 Bantuan PKH ke Masyarakat

Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, dan Wakil Wali KotaGorontalo Ryan F. Kono, saat menyaksikan simulasi program e-Warung pada kegiatan penyaluran bantuan PKH.

HUMAS. KOTA GORONTALO – Selama dua tahun berturut-turut sejak 2019 hingga 2020, Pemerintah Kota Gorontalo telah menyalurkan bantuan PKH (program keluarga harapan) kepada 5.001 masyarakat kurang mampu. Angka tersebut termasuk dengan bantuan yang diserahkan secara simbolis Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, dengan Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan F. Kono, Selasa (17/03/20) di Gelanggang Olahraga Nani Wartabone.

Dalam sambutannya, Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha jelaskan bahwa, Pemerintah Kota Gorontalo terus meberikan perhatian yang sungguh-sungguh, terhadap pengurangan angka kemiskinan di daerah. Ini bagian dari upaya agar masyarakat Kota Gorontalo tersentuh dengan berbagai program, baik yang melalui APBN maupun APBD.

Bahkan dalam pelaksanaan program ini, dirinya terus memantau dan mengikuti perkembangan dari program keluarga harapan ini. Ia bersama Wakil Wali Kota Gorontalo, akan terus berupaya agar program ini tetap berkelanjutan dan terus ada di Kota Gorontalo.

“Program PKH tujuan utamanya adalah meningkatkan manfaat melalui taraf hidup keluarga penerima akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Tiga komponen PKH merupakan syarat utama pesertaan komponen kesehatan, meliputi ibu hamil, nifas dan anak balita. Komponen pendidikan meliputi pendidikan SD, SMP dan SMA. Komponen kesejahteraan sosial, diutamakan disabilitas berat dan lansia mulai usia 70 tahun,” ujar Marten.

DIrinya berharap bantuan PKH ini benar-benar tepat sasaran, sehingga maksud dan tujuan pekasanaan PKH benar-benar dapat dicapai. KPM (Keluarga Penerima Manfaat) baru tahun 2020 50 persen, merupakan KPM lansia dan disabilitas. Untuk itu peran keluarga dalam memanfaatkan bantuan sangat diharapkan.

Karena para lansia dan disabilitas sangat membutuhkan dampingan, dalam mengelola bantuan. Jangan lupa untuk selalu menataati kewajiban sebagai peserta PKH, mengikuti pertemuan kelompok yang dilaksanakan oleh pendamping, juga memenuhi komponen lain yang merupakan persyaratan dalam PKH.

“Jumlah penerima pkh pada tahun 2019 sebanyak 4.427 KPM, dan pada tahun 2020 bertambah 574 KPM sehingga total penerima PKH sebanyak 5.001 KPM. Dalam rangka ulang tahun Kota Gorontalo ke 292, Pemerntah Kota Gorontalo juga akan menyalurkan bantuan pelayanan dasar berupa paket sembako, dan paket kebutuhan khusus”

“Baik itu bagi lansia terlantar sebanyak 25 orang , disabilitas terlantar sebanyak 10 orang, anak terlantar sebanyak 15 orang, nelayan yang terkena dampak cuaca buruk sehingga tidak bisa melaut sebanyak 438 orang. Dan terakhir pemulung dan tukang gali kubur sebanyak 200 orang,” jelas Marten.

Sementara itu Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan F. Kono tambahkan, semua bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Gorontalo, merupakan bentuk kepedulian pemerintah yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar, dan diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan di Kota Gorontalo.

“Kegiatan tersebut yang digelar Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo, bagian dari peran serta seluruh OPD termasuk camat dan lurah. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, yang sudah menyukseskan pelaskanaan program kegiatan ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tutup Ryan.(tmHMS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top