Terima Masa Demonstrasi, Wawali Sebut Tuntutan Mahasiswa Sama Dengan Instruksi Pemkot Gorontalo

Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan F. Kono, saat menerima masa aksi demonstrasi di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo.(f/HMS).

HUMAS. KOTA GORONTALO – Hidup mahasiswa – hidup mahasiswa. Kalimat itu berulang-ulang terdengar dari pengeras suara, diucapkan Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan F. Kono, saat menerima ratusan masa demonstrasi di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo Jumat (08/11/19).

Tuntutan masa aksi tentang peran serta Pemerintah Kota Gorontalo, dalam melakukan koordinasi dengan aparat hukum, menstabilkan kondisi keamanan daerah, disambut baik oleh Ryan.

Bahkan sebagian besar catatan tuntutan masa aksi, menjadi instruksi Pemerintah Kota Gorontalo. Kata Ryan, salah satunya peningkatkan pelaksanaan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

“Kami Pemerintah Kota Gorontalo berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa, karena begitu peduli dengan masyarakat serta daerah ini,” ujar Ryan.

Kreatifitas dan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi stabilitas daerah, menjadi kebanggaan Pemerintah Kota Gorontalo. Maka dari itu Ryan pun mengajak kepada masa aksi, untuk mengambil peran menjaga keamanan daerah.

“Pemerintah Kota Gorontalo berharap, kita semua, baik itu Pemda, aparat hukum, masyarakat dan mahasiswa saling menjaga. Kalau bisa juga menjaga keamanan daerah,” terang Ryan.

“Kalau berbicara penindakan, itu tugas dari aparat hukum. Pemerintah Kota Gorontalo juga memiliki tugas yang sesuai dengan kewenangan, terkait dengan stabilitas keamanan,” timpal Ryan.

Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan F. Kono, ketika berbicang singkat dengan seorang mahasiswa.(f/HMS).

Menyikapi aksi maraknya teror panah wayer ini, Pemerintah Kota Gorontalo jauh sebelumnya sudah melakukan upaya-upaya.

Selain menggelar pertemuan secara internal, dan mengeluarkan instruksi yang sudah diedarkan. Pemerintah Kota Gorontalo, khususnya kelurahan dan kecamatan telah melaksanakan aktivitas malam, yakni partoli yang bekerjasama dengan aparat hukum.

“Salah satu contoh aktivitas patrolim malam di wilayah, yakni di Kecamatan Kota Timur, dan saat ini telah belangsung di seluruh wilayah. Sebagai informasi, Sabtu besok persoalan ini kami akan bahas pada rapat Forkopimda,” jelas Ryan.

Kemudian lanjut Ryan, mengenai oknum siswa yang terlibat dalam aksi teror panah wayer, tentunya akan diberikan pembinaan secara khusus.

Pemerintah Kota Gorontalo sendiri, sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan, untuk menyurat ke semua lembaga pendidikan, untuk melaksanakan pembinaan secara berkala kepada siswa.

“Oknum Siswa yang terlibat kasus panah wayer, tentunya terlebih dahulu akan diberikan pembinaan secara khusus. Termasuk pihak sekolah akan mengundang orang tua mereka, untuk dilakukan pembinaan secara berkala. Kami juga meminta peran aktif orang tua, untuk mengawasi anak mereka,” tutup Ryan.(tmHMS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top